Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang menggelar berbagai kegiatan yang sarat makna. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Lomba Madrasah Sehat, yang diikuti oleh lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dari berbagai jenjang — mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, namun juga merupakan wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan madrasah. Melalui lomba ini, diharapkan setiap madrasah mampu menerapkan prinsip-prinsip kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan sebagai bagian dari karakter madrasah yang unggul.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang dalam sambutannya menyampaikan bahwa madrasah sehat adalah cerminan dari pengelolaan lembaga yang baik dan kepedulian terhadap peserta didik. “Lingkungan yang bersih dan sehat akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, menumbuhkan semangat, dan mendukung prestasi,” ujarnya.
Penilaian lomba madrasah sehat mencakup berbagai aspek, antara lain kebersihan lingkungan, pengelolaan sanitasi dan air bersih, kebersihan kantin dan ruang kelas, penghijauan, serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di kalangan guru, siswa, dan tenaga kependidikan. Tim juri yang terdiri dari unsur Kemenag, dinas kesehatan, dan tokoh masyarakat turun langsung untuk menilai kondisi di lapangan.
Selain memperebutkan gelar juara, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar madrasah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing. Setiap madrasah peserta menampilkan kreativitas dan inovasi dalam menjaga kebersihan serta menata lingkungan yang hijau dan nyaman.
Melalui lomba ini, Kemenag Kabupaten Semarang berharap agar semangat “Madrasah Hebat Bermartabat” tidak hanya terlihat dari capaian akademik semata, tetapi juga dari kualitas lingkungan dan budaya sehat yang tertanam dalam keseharian warga madrasah.
Kegiatan Lomba Madrasah Sehat ini menjadi bukti nyata bahwa peringatan Hari Amal Bhakti bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam membangun madrasah yang bersih, sehat, dan berakhlak mulia.
Silakan klik Juknis Lomba Madrasah Sehat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang Tahun 2025 untuk mengunduh juknis.








0 komentar:
Posting Komentar